Pantang Larang Suku Petalangan



Pantang LarangSuku Petalangan
Berikut adalah beberapa pantang larang yang ada di suku petalangan
1.      Anak perempuan dan anak laki-laki dilarang bertemu di malam hari. Jika tertangkap, keluarga laki-laki  harus membayar denda pada keluarga perempuan dan pemimpin adat desa. Denda dikenakan karena anak laki-laki dianggap melanggar adat dan mempermalukan warga desa. Selain harus membayar denda laki-laki dan perempuan yang tertangkap ini akan dipaksan menikah yang disebut “kawing ditangkap”.
2.      Perempuan tidak boleh mencukur alisnya sebelum menikah. Jika seseorang perempuan melanggar aturan ini, maka keluarganya harus membayar ayam untuk teteua atau kepala desa untuk kenduru bagi pendududk desa.
3.      Larangan menebang pohon sialang. Jika di denda motong kambing seekor, uang 25 juta, dan kain putih untuk mengkafankan seluruh batang pohon sialang.
4.      Larangan untuk menambah rumah kebelakang, jika hendak membangun rumah maka harus di muka atau di depan dan jika di tempat yang sama maka rumah yang baru harus lebih besar dari rumh sebelumnya.
5.      Menggunakan tepung tawar ketika pendiriaan tiang rumah pertama atau kalau sekarang pada batu bata pertama. Hal ini dipercaya untuk menolak bala.
6.      Melaksanakan syukuran ketika pindah rumah dengan mengundang masyarakat untuk membaca doa dan makan bersama.
  1. Menetau tanah, yaitu : acara mematikan tanah untuk membuat rumah atau ladang, sebelum dilaksanakan pembangunannya. 

Komentar