Langsung ke konten utama

Konsep Malu Orang Petalangan



Konsep malu bagi orang petalangan 

Orang petalangan menganggap bahwa diri mereka sangat mudah malu. Malu bagi orang petalangan merupakan serangkaian perasaan yang terkait pada kekhawatiran mereka terhadap penilaian orang lain. Salah satu ke khawatiran orang petalangan yaitu dalam relasi interpersonal adalah “digunjingkan orang”. Orang petalangan akan merasa malu bila dikritik orang lain, karena kan menghancurkan reputasi mereka dalam komunitas.
Dalam konteks pemaknaan negatif, malu menyiratkan adanya “kecanggungan dalam keterampilan sosial”
Terkait dengan adat malu berperan sebagai tekana moral terhadap prilaku seseorang yang mempengaruhi interaksinya dengan sesama. “Tahu malu” dinilai tinggi karena menunjukan sensitivitas seseorang pada penilaian dan kritik dan juga menunjukan niat untuk mematuhi adat dan tradisi.
Dalam konteks keagamaan malu diterapkan dalam relasi manusia dengan Tuhan yang juga menyiratkan kepatuhan kepada kehendak Tuhan.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kapitalis Cinta

Tulisan Robi (TUBI) Kapitalis Cinta Apa yang bisa di diskusikan tentang cinta ? ada banyak hal yang bisa di diskusikan tentang cinta karena pada hakikatnya manusia membutuhkan pengetahuan terhadap apa pun itu.  Dewasa ini banyak diantara kita yang mencibir tentang cinta, hal ini tidak lain karena masyarakat kita disuguhi kata-kata indah yang justru menjadi komoditas pasar, iklan, kepura-puraan artis sinetron dan film. Kita disuguhi fakta bahwa bapak dan ibu dari itu semua adalah modal yang berinduk kepada kapitalisme. Kita cenderung jarang berpikir dan merasa, atau bahkan merenung tentang hakikat cinta dan justru menempuh cara-cara yang menjauhi nilai-nilai holistik dari cinta. Kedalaman hidup, makna cinta sejati, sulit ditemukan dalam manusia kapitalis jika tidak ada perjuangan yang konsisten menuju sistem lain. Karena mereka tidak bisa berpikir banyak di luar hubungan kepemilikan pribadi serta upaya-upaya dan tindakan-tindakan untuk mengatur hubungan pertukaran ...

Analisis Film Sore secara Sosiologis

  Sore : Istri dari masa depan : Cinta Sebagai Agen perubahan Robi Armilus S.Sos,M.Si Dosen Sosiologi FISIP UNRI   “Tahu gak kenapa senja itu menyenangkan? Kadang dia merah merekah bahagia, kadang dia gelap hitam berduka. Tapi langit selalu menerima senja apa adanya.” Dialog diatas menjadi pembuka dari fim sore : istri dari masa depan.   Diksi ini bisa dibaca sebagai metafora simbolik antara harapan dan keputusasaan, seperti konflik sosial yang muncul didalam film ini yang mengangkat relasi manusia dengan waktu serta bagaimana cinta menjadi agen perubahan sosial dalam relasa pasangan. Film sore istri dari masa depan menjadi topik perbincangan dimedia sosial dalam beberapa hari terakhir sejak diputar di Bioskop tanggal 10 Juli 2025, sampai saat tulisan ini dibuat film sore telah ditonton lebih dari 1.000.000 orang dibioskop dan diprediksi akan terus bertambah karena respon postif dari masyarakat. Film sore istri dari masa depan bercerita tentang kisah sore d...

BEASISWA BASOLANG 2025

 [DAFTAR SEKARANG! : BEASISWA BASOLANG 2025]    Akademi Basolang dengan bangga meluncurkan Beasiswa Basolang 2025, beasiswa ke-4 sejak 2022, khusus untuk mahasiswa baru asal Riau yang berkuliah di kampus se-Pekanbaru.   Kita tahu, Riau masih menghadapi tantangan pendidikan: tidak meratanya akses, keterbatasan fasilitas, dan banyaknya pelajar berbakat yang terhambat karena kondisi ekonomi. Inilah alasan Akademi Basolang hadir – bukan hanya memberi bantuan biaya pendidikan, tetapi juga mentoring, pelatihan soft skill, dan pembinaan karakter agar generasi muda Riau siap berdaya dan berkontribusi.   🗓 Linimasa Pendaftaran: Pendaftaran: 9 Agustus – 20 September 2025 Seleksi: 27 – 28 September 2025 Pengumuman: 1 Oktober 2025 Penyerahan: 2 Oktober 2025   📍 Daftar sekarang melalui: 🔗 bit.ly/BeasiswaBasolang2025   Contact Person 0838-9678-6857 (Ulva)  0852-7437-2820 (Marsha)  #SebahuSeperjuangan #BeasiswaBasolang2025