Langsung ke konten utama

3 Hal yang bisa dilakukan untuk menjadi sociopreneur




Menjadi sociopreneur memiliki banyak sekali manfaat terutama dalam menyelesaikan masalah sosial. Bangsa indonesia merupakan negara yang masih memiliki banyak masalah sosial, hal ini memerlukan kontribusi dari seluruh pihak, bukan hanya dari program pemerintah, perusahaan tetapi juga dari eleman pemuda yang memiliki potensi dalam menyelesaikan masalah sosial dimasyarakat. Menjadi sociopreneur merupakan salah satu cara yang bisa dipilih untuk membantu masyarakat dengan segala potensi dan permasalahan didalam masyarakat.

Apa itu sociopreneur ? Sociopreneur adalah usaha atau bisnis yang tidak hanya mengambil keuntungan semata namun ada unsur sosial di dalamnya. Usaha yang bertujuan untuk berkontribusi bagi orang banyak. Ada banyak ragam dan jenis usaha untuk menjadi sociopreneur, mulai dari lingkungan, kesehatan, pendidikan, pertanian dan peternakan, tergantung kepada orang yang melakukannya.

Ada 3 hal yang bisa dilakukan untuk memulai langkah menjadi sociopreneur, yaitu : 

1.      Menjadi penyalur hasil produksi masyarakat.

Menjadi sociopreneur artinya kita turut serta dalam pemberdayaan masyarakat dengan cara menjadi penyalur hasil produksi dari masyarakat, contohnya hasil pertanian yang kemudian bisa kita bantu  untuk menjualkan dengan memanfaatkan jaringan kita, pengetahuan kita dan penggunaan media sosial untuk mempromosikan hasil produksi dari masyarakat.
Produk Kerajinan Masyarakat di Suku Anak Rawa Siak

2.      Memberdayakan Masyarakat Sebagai Sumber daya Manusia

Pemberdayaan masyarakat bisa dilakukan dengan membuat pelatihan untuk menambah pengetahuan dan wawasan masyarakat. Masyarakat akan terbantu dari segi edukasi dan pengembangan soft skill.
Pendampingan BANK SAMPAH oleh komunitas social corner
3. Aksi Sosial
      
      Melakukan aksi sosial bisa dilakukan untuk menggalang partisipasi publik dalam kegiatan – kegiatan sosial yang ada dimasyarakat. Bisa berupa penggalangan donasi, kegiiatan kerelawanan, dan aksi sosial lainnya.  Contohnya adalah situs kitabisa.com yang bertujuan sebagai wadah gotong royong untuk mendukung kegiatan individu atau komunitas melalui publikasi media sosial. Nilai-nilai sosial yang melekat di masyarakat indonesia merupakan modal dasar dalam menggerakkan aksis sosial ini. Kamu bisa juga terlibat aktif melalui aksi sosial ini dengan turut serta membantu untuk publikasi, donasi dan aksi lapangannya.



Nasi Box Umat yang digagas oleh keroncongantar.com dan komunitas social corner


Hal yang paling penting dari menjadi wirausaha sosial / sociopreneur adalah konsistensi dalam mencapai tujuan untuk turut serta menyelesaikan permasalahan sosial dimasyarakat.
  

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Teori Sistem Sosial

Teori system sosial menjelaskan tentang dinamika oganisasi dalam istilah-istilah dari jaringan sosial- hubungan dan interaksi orang didalam dan diuar organisasi. Blau dan Scott (1962) mengenalkan dua prinsip dasar yang membantu mendefinisikan sistem sosial. Salah satunya adalah susunan hubungan-hubungan sosial, atau pola-pola dari interaksi-interaksi sosial didalam sistem sosial.. Yang lain adalah budaya, atau nilai-nilai kebersamaan dari orang-orang di dalam sistem sosial. Hal ini berguna untuk mengingat bahwa susunan hubungan sosial dan budaya dari organisasi dapat dilihat secara formal, informal atau holistik. Struktur sosial ditentukan oleh jenis interaksi sosial, antara orang dengan berbagai status dalam organisasi. Tindakan Sosial mengacu pada jenis dan tingkat interaksi di antara mereka dalam sebuah organisasi, apakah mereka lebih tinggi, rendah, atau berorientasi pada teman sebaya. Misalnya, penting untuk dicatat bagaimana-sering dan panjangnya orang bercakap-cakap satu de

Teori Struktural Fungsional

Struktural Fungsional Teori fungsional memiliki asumsi utama, yaitu melihat masyarakat sebagai suatu sistem yang di dalamnya terdapat subsistem, keseluruhan subsistem tersebut memiliki tugas dan fungsinya masing-masing. Menurut aliran struktural fungsional (parson), bahwa pranata-pranata utama dalam setiap kebudayaan hubungan satu dengan yang lain dan memiliki fungsi khusus dalam hubungan satu dengan yang lain .   Setiap pranata (termasuk sistem kekuasaan) penting untuk berfungsi secara normal dimana kebudayaan pranata itu berada   untuk melanjutkan eksistensisnya. Talcott parson dan edwar A shils mengatakan yang dimaksud dengan sistem sosial dapat digambarkan sebagai   “a system of interactive relationship of a plurality of individual actors” sementara itu Hugo F. Reading mentakan bahwa sistem sosial biasanya digambarkan sebagagai “a system if social elements” . Sedangkan Thomas Fourd Hold mengatakan bahwa sistem sosial adalah “the totality of relationship of involved indiv

Analisis Cinta Menurut Teori Sosiologi

Kerangka Konsep Sosiologi untuk Membingkai Cinta Sosiologi merupakan ilmu yang mengkaji masyarakat, baik meliputi proses sosial, nilai dan norma sosial, kelompok sosial, dan lain sebagainya yang terdapat dalam masyarakat. Masyarakat menjalain hubungan timbal balik individu dengan individu, individu dengan kelompok, serta kelompok dengan kelompok yang bersifat asosiatif maupun disosiatif. Konsep asosiatif mengarah pada proses penyatuan individu dan kelompok dalam suatu masyarakat yang satukan oleh perasaan afeksi (kasih sayang), afeksi dapat juga diartikan sebagai kategori cinta. Namun cinta tidak bisa dikatakan sebagai kasih sayang, buktinya ucapan cinta kadang membuat sakit hati dan saling membenci. Cinta dalam makna normatif berarti ungkapan kasih sayang dari seseorang diwujudkan dalam bentuk afeksi dan proteksi. Pewujudan afeksi sudah jelas bentuknya berupa kasih sayang, namun perwujudan proteksi yang diartikan melindungi kadang disalahlakukan sebagai koersif a