Langsung ke konten utama

Surat Cinta Untuk ..



Tuisan Robi ( TUBI )
Surat Cinta Untuk ......

Kamu tak perlu cemburu aku akan memiliki kekasih yang lain, karena selama aku memiliki kekuatan dan gairah, dengan senang hati aku akan selalu menjadi milikmu, dan kamu akan menjadi rumah bagi hatiku. Keberuntunganku akan menjadi keberuntunganmu juga. Kebahagianmu akan menjadi kebahagianku juga.

Kamu tak perlu iri dengan teman-teman perempuan ku sama sekali. Karena dengan segala kerendahan hati, aku pikir kamu memiliki semuanya lebih dari mereka bahkan jika digabung kan sekaligus.
Mafkan aku. Jangan marah padaku karena tidak mengindahkan permintaanmu waktu itu. Kembalilah, itu akan menjadi sukacita Surgawi bagiku. Aku telah menanggung begitu banyak kerinduan untuk bisa melihatmu.

Datanglah.  Jangan lupa bawa juga kebahagiaan, hati lapang, dan pikiranmu yang jernih. Aku berjanji akan membawamu jalan-jalan ketempat yang belum pernah kamu lihat. Jangan khawatir dengan rencana-rencana ku, kamu jauh lebih penting bagiku dibanding kan semua agendaku.

Kau adalah agenda terbesar dalam hidupku. Kepulangannmu kembali akan menjadi indah karena aku menunggu mu dengan setia.

Pulanglah. Tak perlu membuktikan apapun. Aku berjanji akan lebih dari sekedar sambut untuk mu.
Aku menunggumu disini dengan beribu kesenangan.

Aku menulisnya nya disaat aku begitu merindukan mu.
Pekanbaru, 31 Juli 2017.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Proses Perumusan Kebijakan

PROSES   PERUMUSAN   KEBIJAKAN           PENDAHULUAN           Salah   satu tugas pemerintah adalah sebagai perumus Kebijakan Publik. Agar kebijakan publik dapat dirumuskan secara secara sistematik, diperlukan sebuah proses yang   yang sistematis. Meskipun proses itu tidak selalu bersifat kaku, proses perumusan kebijakan memungkinkan sistem pemerintahan dalam merumuskan kebijakan menjadi teratur.             Sebagian besar tugas dalam proses perumusan kebijakan terletak pada para pejabat pemerintah atau pegawai negeri yang dipimpin oleh seorang menteri di suatu departemen.Selain proses ini melibatkan berbagai lembaga pemerintah lembaga-lembaga non pemerintah juga biasanya terlibat terutama pada proses pengusulan isu dan agenda kebijakan serta pengevaluasiannya.             Cara yang paling sering ditempuh untuk membuat kebijakan adalah membagi proses perumusannya kedalam beberapa langkah yang jelas dan mudah diidentifikasi secara terpisah PEMAIN KEBIJAKAN        Se

Teori Sistem Sosial

Teori system sosial menjelaskan tentang dinamika oganisasi dalam istilah-istilah dari jaringan sosial- hubungan dan interaksi orang didalam dan diuar organisasi. Blau dan Scott (1962) mengenalkan dua prinsip dasar yang membantu mendefinisikan sistem sosial. Salah satunya adalah susunan hubungan-hubungan sosial, atau pola-pola dari interaksi-interaksi sosial didalam sistem sosial.. Yang lain adalah budaya, atau nilai-nilai kebersamaan dari orang-orang di dalam sistem sosial. Hal ini berguna untuk mengingat bahwa susunan hubungan sosial dan budaya dari organisasi dapat dilihat secara formal, informal atau holistik. Struktur sosial ditentukan oleh jenis interaksi sosial, antara orang dengan berbagai status dalam organisasi. Tindakan Sosial mengacu pada jenis dan tingkat interaksi di antara mereka dalam sebuah organisasi, apakah mereka lebih tinggi, rendah, atau berorientasi pada teman sebaya. Misalnya, penting untuk dicatat bagaimana-sering dan panjangnya orang bercakap-cakap satu de

Fungsi sosiologi dalam pembangunan

Dalam pembangunan dikenal adanya tahapan perencanaan, penerapan atau pelaksanaan dan evaluasi. Pada tahap perencaaan perlu diadakan identifikasi terhadap berbagai kebutuhan masyarakat, yang menjadi kajian sosiologi yaitu pola interaksi sosial, kelompok-kelompok sosial, kebudayaan, lembaga-lembaga sosial, stratifikasi sosial, pusat kekuasaan, saluran komunikasi. Ini menjadi penting untuk mengidentifikasi pihak yang menjadi pelopor pembangunan. Pada tahap pelaksanaan perlu adanya perhatian terhadap kekuatan sosial dalam masyarakat, dengan mengadakan penelitian terhadap polapola kekuasaan dan wewenang dalam masyarakat. Dengan mengetahui kekeuatan sosial tersebut maka dapat diketahui unsur-unsur yang mendukung dan menghambat pembangunan. juga diperlukannya pengamatan terhadap perubahan sosial yang terjadi Pada tahap evaluasi dilakukan analisis terhadap efek pembangunan sosial. Sehingga bisa diketahui sejauh mana pembangunan sosial itu berhasil atau kurang berhasil terhadap masya