Sore : Istri dari masa depan : Cinta Sebagai Agen perubahan Robi Armilus S.Sos,M.Si Dosen Sosiologi FISIP UNRI “Tahu gak kenapa senja itu menyenangkan? Kadang dia merah merekah bahagia, kadang dia gelap hitam berduka. Tapi langit selalu menerima senja apa adanya.” Dialog diatas menjadi pembuka dari fim sore : istri dari masa depan. Diksi ini bisa dibaca sebagai metafora simbolik antara harapan dan keputusasaan, seperti konflik sosial yang muncul didalam film ini yang mengangkat relasi manusia dengan waktu serta bagaimana cinta menjadi agen perubahan sosial dalam relasa pasangan. Film sore istri dari masa depan menjadi topik perbincangan dimedia sosial dalam beberapa hari terakhir sejak diputar di Bioskop tanggal 10 Juli 2025, sampai saat tulisan ini dibuat film sore telah ditonton lebih dari 1.000.000 orang dibioskop dan diprediksi akan terus bertambah karena respon postif dari masyarakat. Film sore istri dari masa depan bercerita tentang kisah sore d...
Konsultan Sosial, Peneliti dan Aktivis Sosial.

Komentar
Posting Komentar