Langsung ke konten utama

Apakah Kemudahan itu ?



Catatan Robi ( CABI )

Apakah kemudahan itu ? 

Kemudahan itu adalah sesuatu yang semua orang tau tapi hanya sedikit yang mau melakukannya.

Ada sebuah cerita yang mengajarkan kepada kita bagaimana defenisi kemudahan itu.

Pada suatu hari dalam jamuan Raja Ferdinand dan Ratu Isabella, semua orang mencibir perjalanan Columbus menemukan dunia baru sebagai hal yang sebenarnya sangat mudah.
Tinggal berlayar, terus kebarat lalu ketemu.

Cristopher Columbus tersenyum lalu dengan sebutir telur rebus ditangan dia berkata

“Tuan-Tuan, siapa diantara kalian yang mampu memberdirikan telur ini dengan tegak?”
Lalu hadirin menjawab “ kamu gila Columbus ! Itu adalah hal yang tidak mungkin !

“Saya bisa”, kemudian Columbus memukulkan salah satu ujung telurnya sampai remuk, lalu memberdirikannya.

Semua terdiam dan berdecak kagum  “ oh...., kalau begitu kami juga bisa !” kata hadirin.
Lalu dengan tersenyum, columbus berkata

“Aku memang hanya melakukan hal-hal yang mudah dalam kehidupan ini. Tapi aku melakukannya disaat semua orang mengatakan bahwa hal mudah itu mustahil !”

Luar biasa !!!, seharusnya kata-kata ini bisa menyadarkan kita semua, bahwa tak ada yang susah selama kita mau berusaha dan mencoba. Kita mungkin telah menjadi seperti kebanyakan orang di dalam cerita tersebut, mencibir mereka yang telah berbuat sebagai hal yang sebenarnya kita bisa lakukan, tapi justru tidak kita lakukan. 

Semoga kita bisa seperti columbus, keluar dari kerumunan orang banyak, tidak takut dianggap lain sendiri, namun bisa membuktikan kebenaran yang diyakininya. 

23 Maret 2017 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Proses Perumusan Kebijakan

PROSES   PERUMUSAN   KEBIJAKAN           PENDAHULUAN           Salah   satu tugas pemerintah adalah sebagai perumus Kebijakan Publik. Agar kebijakan publik dapat dirumuskan secara secara sistematik, diperlukan sebuah proses yang   yang sistematis. Meskipun proses itu tidak selalu bersifat kaku, proses perumusan kebijakan memungkinkan sistem pemerintahan dalam merumuskan kebijakan menjadi teratur.             Sebagian besar tugas dalam proses perumusan kebijakan terletak pada para pejabat pemerintah atau pegawai negeri yang dipimpin oleh seorang menteri di suatu departemen.Selain proses ini melibatkan berbagai lembaga pemerintah lembaga-lembaga non pemerintah juga biasanya terlibat terutama pada proses pengusulan isu dan agenda kebijakan serta pengevaluasiannya.             Cara yang paling sering ditempuh untuk membuat kebijakan adalah membagi proses perumusannya kedalam beberapa langkah yang jelas dan mudah diidentifikasi secara terpisah PEMAIN KEBIJAKAN        Se

Teori Sistem Sosial

Teori system sosial menjelaskan tentang dinamika oganisasi dalam istilah-istilah dari jaringan sosial- hubungan dan interaksi orang didalam dan diuar organisasi. Blau dan Scott (1962) mengenalkan dua prinsip dasar yang membantu mendefinisikan sistem sosial. Salah satunya adalah susunan hubungan-hubungan sosial, atau pola-pola dari interaksi-interaksi sosial didalam sistem sosial.. Yang lain adalah budaya, atau nilai-nilai kebersamaan dari orang-orang di dalam sistem sosial. Hal ini berguna untuk mengingat bahwa susunan hubungan sosial dan budaya dari organisasi dapat dilihat secara formal, informal atau holistik. Struktur sosial ditentukan oleh jenis interaksi sosial, antara orang dengan berbagai status dalam organisasi. Tindakan Sosial mengacu pada jenis dan tingkat interaksi di antara mereka dalam sebuah organisasi, apakah mereka lebih tinggi, rendah, atau berorientasi pada teman sebaya. Misalnya, penting untuk dicatat bagaimana-sering dan panjangnya orang bercakap-cakap satu de

Fungsi sosiologi dalam pembangunan

Dalam pembangunan dikenal adanya tahapan perencanaan, penerapan atau pelaksanaan dan evaluasi. Pada tahap perencaaan perlu diadakan identifikasi terhadap berbagai kebutuhan masyarakat, yang menjadi kajian sosiologi yaitu pola interaksi sosial, kelompok-kelompok sosial, kebudayaan, lembaga-lembaga sosial, stratifikasi sosial, pusat kekuasaan, saluran komunikasi. Ini menjadi penting untuk mengidentifikasi pihak yang menjadi pelopor pembangunan. Pada tahap pelaksanaan perlu adanya perhatian terhadap kekuatan sosial dalam masyarakat, dengan mengadakan penelitian terhadap polapola kekuasaan dan wewenang dalam masyarakat. Dengan mengetahui kekeuatan sosial tersebut maka dapat diketahui unsur-unsur yang mendukung dan menghambat pembangunan. juga diperlukannya pengamatan terhadap perubahan sosial yang terjadi Pada tahap evaluasi dilakukan analisis terhadap efek pembangunan sosial. Sehingga bisa diketahui sejauh mana pembangunan sosial itu berhasil atau kurang berhasil terhadap masya